Scroll to Top
Uncategorized

Bahtiar SE: HIPMI Bima Kolaborasi Perkuat UMKM

By / Published on Tuesday, 01 Dec 2020 12:36 PM / No Comments / 104 views
Ketua BPC HIPMI Bima terpilih Bahtiar SE saat menerima pataka tanda beralihnya kepemimpinan dari ketua terdahulu.

Ketua BPC HIPMI Bima terpilih Bahtiar SE mengatakan, tidak mudah menakhodai organisasi sebesar HIPMI. Tetapi karena amanat sudah diberikan, dia akan memawakafkan waktu dan pikiran untuk beriktiar membangun organisasi ini sesuai dengan visi dan misi kehadirannya.
Dikatakannya, langkah awal adalah membangun kesepahaman dengan berbagai stakeholder baik yang di Bima maupun di luar. Ini penting sebagai fondasi untuk membangun kemitraan.
“Tanpa bermitra HIPMI tidak akan bisa apa-apa. Karena itu kemitraan sangat penting sebagai basis gerakan,” ujarnya.
Sebagai organisasi pengusaha tentunya HIPMI tidak hanya memikirkan kesuksesan anggota. Tetapi yang tidak kalah penting adalah kemanfaatan bagi masyarakat.
“Sukses HIPMI tentu juga sukses untuk masyarakat,” tegasnya.


Kedepan fokus HIPMI Bima adalah penguatan ekonomi masyarakat. Lebih-lebih dalam masa pandemi seperti sekarang ini banyak warga yang terdampak. Lapangan kerja menyempit. Bahkan yang sudah punya pekerjaan bisa kehilangan pekerjaan. Yang punya usaha saja bisa kolaps.
“Ini kondisi yang harus kita hadapi. Kita tidak boleh menyerah. Harus ada ikhtiar dan langkah yang efektif,” tegas pengusaha property ini.
Karena itu lanjut dia, potensi-potensi lokal harus bisa dielaborasi untuk membangun kemanfaatan. Baik itu sumber daya manusia ataupun sumberdaya alamnya.
“HIPMI akan mempelajari apa sih yang bisa kita gerakkan. Kalau dibutuhkan intervensi dari luar, HIPMI akan mencarinya,” tambah Bahtiar.
Menurut Bahtiar, penguatan UMKM adalah satu hal yang harus segera dilakukan. UMKM merupakan satu pilar ekonomi yang mampu bertahan dalam kondisi ekstrim sekalipun. Sudah terbukti berkali-kali UMKM menjadi benteng terakhir perekonomian bangsa.
Secara alamiah UMKM selalu mampu menemukan cara sendiri untuk bertahan hidup. “Tetapi mereka tidak bisa dibiarkan sendiri terus. Harus ada intervensi juga, karena ada beberapa hal yang masih kurang,” tandas Bahtiar.
Beberapa hal yang kerap dihadapi UMKM adalah modal, manajemen, pasar dan skill. “HIPMI bisa masuk pada empat persoalan dasar ini. Tentu HIPMI butuh dukungan stakeholder lain. Itulah pentingnya kolaborasi kemitraan,” pungkas pria yang juga ketua organisasi Tangan Di Atas (TDA) Bima 1.0 ini.(uba)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *