Scroll to Top

Wawali Acungkan Jempol Buat Warga RT 3 Penatoi

By admin / Published on Senin, 17 Agu 2020 11:05 AM / No Comments / 83 views
PANEN: Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan SH panen perdana sayur di kebun hijau RT 3, Kelurahan Penatoi, kemarin.

Sulap Lahan Kosong Jadi, Kebun Bersama


KOTA BIMA-Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan SH, mengacungkan jempol pada warga RT 03, Kelurahan Penatoi. Sebab warga setempat melakukan gebrakan baru, menyulap lahan kosong menjadi kebun sayur dan buah.


Hal itu dilakukan ketika dia blusukan di lingkungan setempat kemarin. “Warga RT 3 benar-benar hebat dalam memanfaatkan lahan,” ujarnya saat melihat kebuh yang luasnya sekitar delapan are tersebut.


Menurut dia, gebrakan tersebut perlu didukung. Karena bertujuan sebagai pemberdayaan warga sekitar. Serta memanfaatkan lahan kosong yang ada menjadi hijau dan rapi.
Kehadiran kebun ini memberikan dampak ekonomi bagi warga. Sebab warga tidak perlu lagi membeli sayur dan buah lagi.


“Dari pada harus belanja mahal di pasar, warga bisa beli sayur bayam, sawi, tomat cabai dan lainnya dengan harga murah di kebun,” tegasnya.


Pada warga sekitar Feri juga mengaku akan membantu dalam pengembangan kebun hijau tersebut. Bisa berupa program atau bantuan secara langsung.


Pada kesempatan itu Aba Feri sapaan akrabnya ini melepas 1.000 ekor bibit lele. Ini untuk menujang kebutuhan ikan warga sekitar. Tidak hanya itu dia juga melakukan panen perdana sayur.


Pelopor Kebuh Hijau Ida Farida mengatakan, ide ini muncul melihat banyaknya lahan kosong yang tidak dimanfaatkan. Kemudian banyak anak muda yang nganggur.
“Karena ada potensi, sehingga kami bersama sepakat untuk memanfaatkan potensi ini. Dan itu tidak sulit, hanya butuh sedikit kemampuan saja,” tegasnya.


Dan terbukti lanjut Ida, kebun hijau bisa terwujud. Bahkan banyak kini ingin terlibat aktif dalam mengelola. Hanya saja lahan terbatas untuk pengembangan.
Tapi istri ketua RT 03 ini akan berupaya meminta lahan kosong di timur kebun hijau tersebut. Lahan tersebut merupakan milik Muhammadiyah Bima.
“Kami akan bersurat meminta agar lahan kosong dibelakang tersebut bisa dimanfaatkan,” tuturnya. (nk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *