Scroll to Top

Sempat Ngamuk, Rizal Dijemput Paksa Terkait Laporan Ketua DPR

By admin / Published on Selasa, 21 Jul 2020 10:51 AM / No Comments / 2965 views
Syamsurizal pakai topi saat dijemput polisi

BIMA, NTB- Belum lama ini, Syamsurizal (34) warga Desa Bolo Kecamatan Madapangga dilaporkan Ketua DPRD Kabupaten Bima ke Polda NTB. Atas dasar laporan itu, Pria yang bisa disapa Rizal ini akhirnya dijemput paksa tim cyber Polda NTB, Selasa (21/7). 

Pantauan langsung Radar Tambora Online, saat dilakukan penjemputan, Rizal sempat mengamuk. Kehadiran para petugas dinilai Rizal tidak sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Akibatnya, adu mulut hingga saling dorong Rizal dengan pihak kepolisian pun terjadi. Namun cepat dilerai setelah dilakukan pendekatan secara persuasif.

Ipda Arif Syarifuddin SH saat memimpin penjemputan tersebut menjelaskan, Rizal dijemput soal dugaan pelanggaran ITE. Dirinya dengan anggota hanya melaksanakan tugas atas perintah atasan. Hal ini dilakukan mengingat yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan yang dilayangkan pihak Kepolisian.

“Yang bersangkutan kami jemput sebagai saksi atas dugaan pelanggaran ITE. Sebelumnya sudah kami layangkan surat panggilan untuk dimintai keterangan, tetapi Rizal tidak hadir. Kami hanya melaksanakan tugas berdasarkan perintah,” tutur Arif.

Setelah dijemput, Rizal akhirnya dibawa ke Polres Bima. Sesampai di Polres, Rizal yang sempat diwawancarai media ini mengatakan, dirinya akan dibawa ke Polda NTB untuk memberikan keterangan sebagai saksi. 

“Saya akan ikuti proses hukum ini, dan saya diminta untuk menghadap Dir Reskrimsus Polda NTB,” ungkapnya.

Pria yang memiliki akun facebook Rizal Patikawat ini menjelaskan, dirinya dilaporkan Yandi (Ketua DPR Red) terkait dugaan pelanggaran ITE. Dirinya mengakui atas cuitannya terhadap soal privasi sang ketua DPR tersebut di facebook. Hal ini dilakukan hanya untuk meminta klarifikasi ketua DPRD atas adanya foto panasnya dengan seorang perempuan bertatto Hello Kitty. 

Selain itu, hal itu dilakukan atas rasa kekecewaannya terhadap sang Ketua DPR yang tidak menjaga etika dalam bergaul. Karena menurut Rizal, sebagai seorang keturunan raja tentunya itu tidak pantas dilakukan meskipun itu adalah hal privasinya.

“Saya sangat kecewa dengan sikap saudara Yandi, dia mestinya menjaga kode etik sebagai seorang Jena Teke,” cetus Rizal.

Terpisah, kuasa hukum Syamsurizal, Nurdin SH saat dikonfirmasi via handphone menjelaskan bahwa dirinya siap mengawal kasus tersebut. Lawyer umum Polda NTB ini menambahkan, pihaknya akan mendampingi saudara Rizal sampai kasus ini selesai. 

“Saya akan kawal kasus ini hingga selesai,” ujar pria yang biasa disapa Om Dino tersebut, Selasa (21/7). (gfr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *